SEKILAS INFO

     » GUYUP RUKUN ANGGAWE SANTOSO      » MOTTO KAMI " MEMBANGUN ETOS KERJA UNTUK MENINGKATKAN KINERJA "      » SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINKOPERINDAGPAR
Rabu, 15 Juni 2016 - 08:50:56 WIB
Berkembangnya Usaha Mikro dan Menengah Kabupaten Madiun Tahun 2015

Diposting oleh : dinkoperindagpar
Kategori: Bidang Koperasi - Dibaca: 344 kali

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah perlu dikembangkan karena saat ini produk-produk UKM yang ada di Kabupaten Madiun masih belum bisa bersaing dengan produk luar daerah, baik dari sisi kualitas produk maupun kualitas SDMnya. Untuk itu, Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan adan Pariwisata Kabupaten Madiun senantiasa memberikan berbagai macam pelatihan bagi pelaku usaha UMKM yang bertujuan agar produk UMKM Kabupaten Madiun bisa lebih berkualitas dan berdaya saing dengan produk luar daerah karena Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UKM) merupakan basis kekuatan ekonomi kerakyatan yang cukup tangguh, maka, keberdayaan kelompok UKM tersebut menjadi perhatian khusus pemerintah daerah.

Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu upaya dalam menanggulangi kemiskinan. UMKM terbukti memiliki daya tahan yang relatif kuat dalam menghadadi krisis ekonomi. Peran penting UMKM itu sendiri dapat ditinjau dari beberapa aspek, yaitu jumlah unit usaha yang terbentuk, penyerapan tenaga kerja, perannya dalam peningkatan produk domestik bruto dan sumbangannya terhadap ekspor nasional.  Persentase penambahan UMKM dapat dihitung berdasarkan jumlah UMKM tahun 2015 dikurangi UMKM tahun 2014 dibagi dengan UMKM tahun 2014 dikalikan 100%.

Pertumbuhan UMKM Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatana dari tahun ke tahun. Tahun 2013 jumlah UMKM Kabupaten Madiun sebesar 42.090 unit, meningkat menjadi 44.826 pada tahun 2014, dan pada tahun 2015 meningkat menjadi 47.992 unit atau bertambah sebesar 3.166 unit. Tabel diatas menunjukkan pertumbuhan UMKM dari tahun 2013 hingga 2015 yaitu sebesar 4,60%, 6,50% dan 7,06%. Upaya Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pariwisata dalam upaya menumbuhakan UMKM di Kabupaten madiun diantaranya melalui program Penciptaan iklim Usaha Kecil Menengah yang kondusif dimana program tersebut mencakup pelatihan-pelatihan bagi UMKM serta fasilitasi promosi produk unggulan UMKM.

 

Permasalahan :

  1. Keterbatasan SDM (manajerial serta IT)
  2. Keterbatasan akses ke sumberdaya produktif
  3. Rendahnya kemampuan UMKM dalam riset dan pengembangan
  4. Masih banyak UMKM yang belum memiliki ijin usaha

Strategi pemecahan masalah

  1. Mendorong upaya pembukaan UMKM sektor usaha mikro, kecil dan menengah dengan memperhatikan sektor usaha yang bersifat menguntungkan, dan diikuti dengan kegiatan promosi
  2. Pemberian bantuan tidak hanya berupa modal saja tetapi juga bantuan pendidikan dan pelatihan.
  3. Memberikan sosialisasi pentingnya ijin usaha

Rencana Tindak Lanjut

Rencana tindak lanjut Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan dan Pariwisata dalam upaya penambahan jumlah UMKM pada tahun 2016 adalah melalui penumbuhan Wirausaha baru dengan memberikan pelatihaan usaha dengan tujuan meningkatkan dan menumbuhkan kemampuan berwirausaha serta memberikan fasilitas usaha berupa sarana produksi dan promosi.